Macam-Macam Formasi Top Eleven

Facebook Games Review – Harusnya saya ingin menulis posting ini sudah dari kemarin, tetapi dikarenakan kemarin seharian hujan dan berpengaruh pada sinyal modem saya (lemot abis) akhirnya dipagi ini saya sempatkan untuk segera posting artikel mengenai macam-macam formasi top eleven. Tentu sudah banyak diantara kalian pecinta game/permainan Top Eleven yang sedang mencari-cari formasi yang tepat dan tak terkalahkan dalam setiap pertandingannya baik itu di liga, championship, dan cup. Kalau menurut saya sih tidak ada jaminan setiap formasi tertentu bisa selalu menang dalam setiap pertandingan. Hal ini disebabkan banyak faktor antara lain formasi lawan yang kita hadapi seperti apa, kualitas pemain kita sendiri, dan level permainan Top Eleven yang sedang kita mainkan.

Pada posting kali ini saya hanya akan menjelaskan beberapa formasi dasar dan yang paling banyak digunakan oleh kebanyak manager dalam permainan Top Eleven. Adapun beberapa formasi-fomasi dasar yang banyak atau paling umum digunakan adalah sebagai berikut:

1. Formasi 4-4-2 Classic.

Formasi 4-4-2 Classic

Adalah formasi yang paling sering digunakan oleh manager dalam permainan Top Eleven, kenapa??? Karena formasi ini dikenal sebagai formasi yang sangat stabil dalam menghadapi hampir semua formasi dari lawan kita. Kenapa saya bilang stabil karena pada formasi 442 Top Eleven sudah mewakili semua nya, dengan kata lain adalah sistim pertahanan pada formasi ini jelas sudah kuat karena memiliki 4 pemain back (DL, MC, MC, DR), dan pada lini tengah juga sudah terisi dengan adanya 2 pemain MC, tak ketinggalan pula pada lini sayap juga sudah terisi dengan adanya MR dan ML, lalu pada lini depan sudah dipersiapkan dengan adanya 2 striker (ST).

2. Formasi 3-2-2-2-1 Butterfly.

Formasi 3-2-2-2-1 Butterfly

Formasi ini juga banyak kita jumpai karena formasi ini juga terkenal sangat fleksibel dalam menghadapi lawan kita dengan hampir semua formasi. Dikenal dengan sebutan formasi butterfly/kupu-kupu karena memang sekilas kalau kita lihat letak pemain hampir menyerupai hewan kupu-kupu hehehe. Komposisi dari formasi ini adalah terdiri dari 3 back (DC, DC, DC) yang ampuh untuk menahan serangan lawan dari tengah, masih ditambah lagi dengan dua pemain bertahan dari samping yaitu DML dan DMR yang bisa untuk mengantisipasi serangan dari lawan yang menggunakan AMR dan AML. Tak ketinggalan juga pada lini tengah diperkuat dengan dua pemain MC, dan pada lini samping depan masih ada dua lagi pemain AML dan DMR yang siap menyerang dari samping pertahan lawan kita. Terakhir masih ada 1 penyerang atau striker (ST) pada bagian tengah.

3. Formasi 4-3-3.

Formasi 4-3-3

Sebuah formasi yang mengandalkan pertahanan pada lini tengah yang banyak dipakai beberapa manager dalam permainan Top Eleven. Adapun susunan dari formasi ini adalah terdiri dari 4 pemain belakang/back (DL, DC, DC, DR) yang dikanal mumpuni dalam mengamankan daerah belakang, dan pada lini tengah terdapat tiga buah MC yang akan mem-blok setiap serangan tengah dari lawan kita dan masih ada 3 lagi pemain stiker (ST) pada bagian depan yang berfungsi menggempur pertahan lawan baik dari sisi samping dan tengah.

Saya kira 3 formasi itulah yang sering dipakai dan saya jumpai sendiri pada permainan Top Eleven. Tentunya masih banyak lagi Formasi Top Eleven yang lainnya, dan tidak mungkin semuanya akan saya tulis dalam posting kali ini. Setidaknya dari ketiga formasi yang sudah saya jelaskan diatas bisa membantu anda lebih mengenal Formasi Dasar Top Eleven buat anda yang seorang pemula 🙂

Buat kalian yang ingin sharing pengalaman tentang Formasi Top Eleven bisa meninggalkan komentar dibawah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s